Jumat, 27 Maret 2015

Istilah Pustaka dan Perluasanya



A. PUSTAKA
                Apabila anda membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (1992) maka pustaka artinya buku. Tidaklah mengherankan bagi banyak orang bila mendengar istilah perpustakaan dalam benak mereka akan tergambar sebuah gedung atau ruangan yang dipenuhi rak buku. Dari kata pustaka muncul berbagai istilah baru, seperti perpustakaan, pustakawan, kepustakaan.
                Dalam bahasa lain, perpustakaan selalu dikaitkan dengan buku. Misalnya dalam bahasa Inngris dikenal istilah library artinya perpustakaan. Istilah library berasal dari kata latin liber atau libri artinya buku. Dari kata Latin tersebut terbentuklah istilah librarius artinya tentang buku, kemudian diserap oleh bahasa Inggris menjadi library. Istilah serupa namun dalam bahasa Yunani adalah biblos artinya tentang buku, kitab. Dari kata dasar tersebut terbentuklah istilah bibliotheca (Belanda), bibliothek (Jerman), bibliotheque (Perancis), bibliotheca (Spanyol), bibliotheca (Portugis) yang semuanya berarti perpustakaan. Anda juga ingat bahwa terjemahan kata bible dalam bahasa Indonesia ialah Alkitab atau kitab (suci). Dengan demikian, tidaklah aneh bila dalam semua bahasa istilah perpustakaan, library, bibliotheek, bibliotheca, dan sejenisnya selalu dikaitkan dengan buku atau kitab.
                Lalu timbul pertanyaan apakah arti buku? Pada sebuah konfrensi pada tahun 1964 United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (selanjutnya disebut UNESCO) memberi definisi buku sebagai terbitan cetak tidak berkala berjumlah sedikit-dikitnya 49 halaman, tidak termasuk halaman kulit (Cover). Buku berbeda dengan pamphlet karena definisi pamphlet adalah terbitan tidak berkala dengan jumlah halaman sedikit-dikitnya 5, namun tidak melebihi 48 halaman, tidak termasuk halaman kulit. Pamphlet merupakan entitas atau maujud bebas, artinya tidak merupakan bagian dari terbitan berseri, seperti surat kabar, majalah dan buku tahunan.
Buku diartikan sebagai bahan tercetak. Di samping buku sebagai bahan cetak masih ada bahan tercetak lainnya, seperti surat kabar, majalah, laporan penelitian, laporan tahunan, prosiding, tesis dan disertasi. Di samping bahan tercetak masih ada bahan nontercetak, seperti film, bentuk mikro, kaset, Visual Compact Disk (VCD), Compact Disk (CD), dan disket. Kesemuaannya itu termasuk multimedia dan media elektronik yang berbeda dengan bahan tercetak.
                Definisi yang diberi oleh Unesco mengenai buku terbatas pada buku tercetak. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi maka naskah yang ada di situs Web pun dapat dianggap sebagai buku dalam arti luas. Munculnya istilah electronic books, lazim disingkat dengan e-books dalam bahasa Indonesia disebut buku elektronik. Buku elektronik adalah buku pada komputer atau internet dengan gambar, teks dan suara menjadi satu sehingga secara umum lebih menarik dari pada buku tercetak, namun harganya lebih mahal. Buku elektronik mencakup buku yang disimpan di internet,  CD-ROM, CD-I, DVD.
                Compact Disk Read Only Memory (CD-ROM) adalah sebuah cakram (keeping) elektronik bergaris tengah 12cm, merupakan media transfer dan simpan berkapasitas tinggi berisi data yang tidak dapat diubah-ubah. Kapasitas sebuah cakram sekitar 550-680 megabyte, ekuivalen dengan 1500 disket berukuran 3.5 inci atau sekitar 250.000 lembar kertas berukuran A4. Jadi modul yang anda baca ini cukup dimuat dalam sebuah CD-ROM. Untuk memudahkan pembaca, itu semuanya dicakup dalam istilah buku sehingga buku mencangkup buku tercetak dan buku elektronik.
            CD-i singkatan dari Compact Disc(k) interactive artinya ada interaksi antara pemakai dengan CD, misalnya di CD ada menu, pembaca memilih salah satu menu, kemudian muncul informasi. Kepada pembaca disajikan beberapa pilihan. Jadi, seolah-olah ada hubungan aktif antara pembaca dengan CD.
            DVD singkatan dari Digital Versatile Disk(c) , dahulu dikenal juga dengan sebutan Digital Video Disk (c), sama dengan sebuah CD-ROM, namun memiliki kapasitas antara 4,7 Gigabit sampai 17 Gigabit.
            DVD-ROM merupakan pengganti CD-ROM di PC (Personal Computer) dilengkapi dengan suara dan gambar untuk keperluan hiburan, permainan (game), pelatihan dan aplikasi multimedia lainnya.
            Dengan adanya ketiga media, yaitu media cetak, media bentuk mikro, dan media elektronik yang merupakan koleksi perpustakaan maka muncul istilah materi perpustakaan, yang dalam bahasa Inggris disebut library material(s). Istilah library materials secara hafiah dapat diterjemahkan menjadi bahan perpustakaan, materi perpustakaan ataupun bahan pustaka. Untuk selanjutnya istilah meteri perpustakaan, bahan perpustakaan, dan bahan pustaka diperlakukan sebagai sinonim, namun yang digunakan dalam modul ini iyalah materi perpustakaan sebagaimana upaya mengkoreksi istilah yang salah kaprah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar